Berat Badan Anak Susah Naik Padahal Makan Banyak

Pernahkah bunda mendengar ada kasus yang mana berat badan anak susah naik padahal makan banyak. Nah, ini bisa dimungkinkan karena adanya gangguan pencernaan yang membuat makanan yang telah masuk tidak bisa diserap dengan baik oleh tubuh sehingga anak menjadi susah gemuk.

Penyebab lain yang menyebabkan anak susah gemuk meski sudah makan banyak karena bisa jadi anak memiliki aktivitas yang banyak, sehingga aktivitasnya tidak sebanding dengan asupan makan, dan itu akan menjadikan berat badan anak menjadi sulit bertambah

Hal lain yang harus diperhatikan jika anak susah gemuk adalah bagaimana aktivitas tidurnya. Karena jam tidur anak juga akan berpengaruh pada metabolismenya yang pada akhirnya akan memengaruhi berat badan sang anak.

Cara Mengatasi Berat Badan Anak Susah Naik padahal Makan Banyak

Bila ayah dan bunda dihadapkan pada persoalan semacam ini, catatlahfrekuensi makan anak dalam sehari berapa kali, berapa banyak porsinya dan apa saja yang dikonsumsi.

Nah dari ketiga faktor tadi, jika ada salah satu aspek yang kurang, maka hal tersebut bisa dijadikan indikator mengapa berat badan anak susah nambah.

Misalkan jika Anak Anda saat ini makannya sudah 3 kali sehari, susunya ASI, dan dikasih snack 2 kali ini sudah menunjukkan pola makan yang baik.

Oh, ya Bunda. Anda juga perlu croscek dengan jumlah / ukuran porsi anak makan ya. Pastikan dalam memberikan asupan tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. sesuai dengan usia anak.

Jika sudah masuk usia 6 bulan, maka porsi makan anak harus ditambah. Bagi anak yang pertama kali mencoba makanan padat, Anda bisa memberikan 2-3 sendok makan saja sebab kemungkinan anak masih asing dengan yang Anda berikan dan dalam tahap adaptasi.

Seiring waktu, anak usia 6-8 bulan harus ditambah porsinya, minimal setidaknya setengah gelas air mineral atau sekitar 125 cc. Ukuran tersebut sudah lebih dari 3 sdm.

Ada penyebab lain yang ini ternyata menjadikan anak juga susah gemuk meski makan banyak seperti anak alergi terhadap makanan sehingga membuat penyerapan gizi tidak berjalan baik.

Anak yang mengalami alergi protein gluten, maka sistem kekebalan tubuh yang muncul akibat protein ini menyebabkan rusaknya lapisan usus sehingga tidak bisa menyerap nutrisi dengan baik.

Misal sang anak alergi protein susu, hal ini berarti ia tidak bisa menyerap nutrisi lain yang terkandung di dalam susu.

Tidak kalah pentingnya orang tua harus benar-benar mengukur kalori dan kandungan gizi yang cukup termasuk dalam pemberian makanan berlemak yang juga penting bagi tumbuh kembangnya. Harapannya tidak saja berat badan anak naik, tetapi juga sang anak memiliki kualitas badan yang sehat, lincah, gemuk sekaligus cerdas.

Gizidat Madu Ikan Sidat Bikin Berat Badan Anak Tambah dengan Mudah

Jika bunda kesulitan untuk memberikan sumber gizi terbaik dari alam. Maka sudah saatnya buah hati Anda untuk diberikan Gizidat Madu Gemuk Anak Ikan Sidat. Solusi bagi anak yang makan banyak tapi berat badan susah naik.

Mengapa Gizidat penting untuk Anak Anda?

Ya, karena gizidat mengandung madu hutan 100% alami, ekstrak ikan sidat, curcuma dan probiotik alami. Kandungan protein yang ada pada ikan sidat bagus banget untuk memberikan nutrisi penting bagi tumbuh kembang buah hati Anda. probiotiknya akan memperbaiki pencernaan anak agar daya serap zat makanan dan gizinya menjadi lebih sempuurna.

Banyak sekali testimoninya loh bunda. ribuan anak Indonesia kembali sehat, gemuk dan lincah setelah konnsumsi Gizidat ini.

Harga Gizidat Rp. 68.000,-

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

 

Obat Penurun Panas Anak yang Bagus dan Enak Rasanya

Jika Bunda bingung untuk mencari Obat Penurun Panas Anak yang bagus dan Enak Rasanya saat di apotik atau toko obat, maka Anda harus hati-hati karena pemberian yang sembarangan dalam memberikan obat penurun panas anak akibatnya bisa fatal. Bisa jadi bukan anak yang sembuh, namun panas Anak tidak turun, bahkan menjadikan sakit yang lebih parah.

Perhatikan juga jika Anak Bunda saat ini baru berusia 6 bulan sampai 7 tahun, maka langkah terbaiknya Anda harus memeriksakan Anak Anda ke dokter terbaik dikota Anda.

Nah, agar anak Anda panasnya lekas turun, sebaiknya dalam memilih obat demam pilihlah parasetamol atau acetaminophen, yang efektif dan aman untuk Anak Anda.

obat penurun panas anak

Paracetamol sudah dikenal sejak lama sebagai obat penurun panas baik untuk anak maupun orang dewasa yang dijual bebas tanpa harus menggunakan resep dokter dengan ribuan merek, mulai dengan nama generiknyayakni parasetamol, hingga yang menggunakan merek dagang seperti Sanmol, Tempra, Pamol, Novagesik, Etagesik, dan sebagainya.

Apapun mereknya asalkan kandungannya acetaminophen maka yang paling penting dari semua itu adalah bagaimana Anda sebagai orang tua bisa memberikan dosis / takaran yang tepat kepada anak Anda.

Dosis yang tepat menjadi sangat penting karena kesembuhan suatu penyakit ditentukan oleh hal ini. Jika kurang takarannya / dosisinya, maka demamnya tidak turun, jika kelebihan dosisnya, maka akan berakibat pada efek samping misalnya mual-muntah dan kerusakan hati.

Obat Penurun Panas Anak yang bagus dan Enak Rasanya

Cara Menurunkan Panas / Demam Anak dengan Paracetamol

Lihat label pada bagian komposisi, setiap merk memiliki variasi yang berbeda-beda. Apapun mereknya kandungannya biasanya seperti ini:

  • 100mg per 1 ml (tetes untuk bayi, hanya dosis yang sangat kecil yang diberikan), biasanya disertakan juga pipet tetes dengan volume maksimal 1 ml.
  • 120mg per 5ml (sirup penurun panas untuk anak-anak 1-5 tahun) ini yang terbanyak. Biasanya disertakan juga sendok takar seukuran sendok teh dengan ukuran maksimal 5 ml, perhatikan terdapat juga garis pada sendok yang membagi menjadi setengahnya (2,5 ml) atau mungkin sepertempatnya (1,25 ml)
  • 240mg per 5ml (sirup untuk anak-anak 5-12 tahun)

Nah, setelah mencermati label diatas, untuk menentukan dosis yang tepat bagi anak Anda, silahkan Anda membaca keterangan dosis yang tertera pada label. Biasanya di sana tertulis dosis sesuai dengan umur sang anak.

Aturan dari FDA atau US Food and Drug Administration menyarankan penggunaan dosis parasetamol yang disesuaikan dengan kondisi berat badan, bukan usia anak, untuk menjaga ketepatan dosis.

Obat Penurun Panas Anak yang bagus

Berapa Dosis Parasetamol untuk Bayi dan Anak-anak Sesuai Berat Badan itu?

Jika Anak Anda demam dan masuk kategori bayi dan anak-anak, maka pemberian dosis yang efektif dan aman dengan pemberian obat parasetamol adalah sebanyak 10-15 mg/kg/dosis.

Suapi anak Anda dengan ukuran 1 sendok teh setiap 4-6 jam dan tidak boleh lebih dari 5 dosis (2,6 g) dalam waktu 24 jam.

Contoh: Jika anak Anda memiliki berat badan 10 Kg, maka Anda bisa memberikan satu sendok teh (5ml) obat penurun panas yang mengandung 120mg parasetamol per 5 ml.

Waktu tercepat untuk pemberian berikutnya adalah 4 jam apabila demam anak turun namun kemudian naik lagi. Namun apabila demam / panas Anak Anda sudah turun. Suhu tubuhnya sudah normal, hentikan penggunaan obat parasetamol tersebut. Istilahnya gunakan obat demam anak ini sesuai dengan kebutuhan.

Obat Penurun Panas Anak yang bagus dan cepat khasiatnya

Cara Aman Minum Obat Penurun Panas Anak

Jika Anda memberikan anak obat yang mengandung acetaminophen (paracetamol) sebaiknya pilih salah satu saja, jangan sembarangan memberikan lebih dari 1 macam obat yang memiliki kandungan sama pada satu waktu. Cermati kandungan obat sebelum diberikan.

Paling penting berikan dosis sesuai dengan berat badan, BUKAN usia anak.

Jangan juga memberikan dosis melebihi yang dianjurkan. Langkah terbaik, jika demam Anak tidak segera turun, segera konsultasikan dengan dokter kepercayaan Anda.

Biasakan untuk menggunakan alat ukur atau sendok yang tersedia dalam paket, jangan gunakan sendok teh atau sendok dapur kecuali tidak disediakan dalam kardus obat.

Apabila anak Anda terlanjur meminum obat acetaminophen terlalu banyak, segeralah untuk mencari bantuan rumah sakit atau dokter, bahkan apabila jika anak Anda tidak merasakan gejala apapun yang tampak.

Selain menggunakan obat penurun panas demam, anak atau bayi Anda jangan lupa untuk diberikan cairan dengan cara memberikan air minum yang banyak, beristirahat, dan asupan makanan bergizi.

Nah, untuk meningkatkan imunitas / kekebalan tubuh Anak Anda selain diberikan parasetamol untuk menurunkan demam / panas, maka Anda bisa memberikan Gizidat.

Gizidat adalah vitamin alami yang bagus sekali untuk diberikan kepada anak usia 1-12 tahun karena selain bermanfaat untuk meningkatkan imunitas / kekebalan tubuh Anak batuk, flu dan pilek. Gizidat dapat dijadikan sebagai tambahan obat tradisional untuk menurunkan panas anak secara efektif tanpa ada efek samping.

Gizidat Obat Penurun Panas Anak yang bagus

 

Kandungan Gizidat Obat Penurun Panas Anak yang Bagus  dan Enak Rasanya

  • Madu Hutan
  • Probiotik alami
  • Curcuma
  • Ekstrak Ikan Sidat

Jika kekebalan tubuh Anak bagus, maka keadaan anak yang sering sakit seperti demam, batuk, pilek dan flu dapat dicegah. Selain itu Gizidat juga akan membantu Anak agar segera pulih dari sakit.

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Proses penyembuhan yang lebih cepat dan jika Anak Anda tidak doyan makan, maka Gizidat akan membantu mengoptimalkan fungsi pencernaan Anak Anda dan merangsang agar anak mau makan dengan lahap, sehingga gerakan tutup mulut, Anak susah naik berat badannya. Kurus dibandingkan dengan teman sebaya tidak lagi terjadi.

Obat Tradisional Penambah Nafsu Makan Anak

Jika jaman sekarang Bunda mencari obat tradisional penambah nafsu makan anak? maka salah satu yang direkomendasikan dan menjadi rujukan nenek moyang kita adalah curcuma atau temulawak.

Namun sayangnya jika anak jaman sekarang disuruh minum jamu temulawak pasti melakukan gerakan tutup mulut / GTM. Entah karena rasanya yang tidak manis, pahit, sengir dan sebagainya.

Obat Tradisional Penambah Nafsu Makan Anak

Padahal kandungan temulawak sudah teruji secara ilmiah dapat meningkatkan nafsu makan anak dengan signifikan. Bahkan temulawak di Amerika Serikat sudah dipatenkan loh bunda.

Kini, Bunda tidak perlu khawatir dan berusaha menyari-nyari obat tradisional penambah nafsu makan anak yang bagus, karena telah hadir Gizidat, suplemen multivitamin alami yang berasal dari madu hutan, probiotik alami, curcuma / temulawak dan ekstrak ikan sidat yang telah terbukti tidak hanya meningkatkan nafsu makan anak saja, tetapi juga akan meningkatkan sistem imunitas daya tahan tubuh anak dari penyakit batuk, flu, pilek dan demam.

Gizidat juga akan membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak berupca meningkatkan daya konsentrasi otak anak agar semakin fokus dan cerdas sekaligus mengoptimalkan fungsi motorisnya yang menjadikan anak menjadi lincah, gesit dan cerdas.

Mengapa Gizidat bagus dijadikan sebagai obat tradisional penambah Nafsu Makan Anak? Ini dia rahasianya.

Obat Tradisional Penambah Nafsu Makan Anak

Gizidat mengandung:

  • madu hutan
  • probiotik alami
  • curcuma / temulawak
  • ekstrak ikan sidat

Manfaat Gizidat untuk Anak usia 1-12 tahun:

  • Sebagai penambah nafsu makan anak
  • Sebagai penambah kekebalan tubuh anak
  • Sebagai pemenuhan nutrisi anak sehari hari (tanpa efek samping)
  • Sebagai obat batuk anak
  • Sebagai terapi penyembuhan flek anak
  • Sebagai penambah kecerdasan otak anak (sangat diperlukan untuk anak)
  • Sebagai penambah energy sehari hari anak
  • Sebagai pembentukan otot anak
  • Sebagai pembantu proses pencernaan anak
  • Sebagai obat peradangan anak

Obat Tradisional Penambah Nafsu Makan Anak

Testimoni Gizidat

  •  mba mau kasih testimoni, kmrn kan sempet anakku males makan selalu dilepeh atau buka mulutnya kecil bgt. trs minum gizidat baru dua kali pagi ama sore, hasilnya alhamdulillah mau makan lg malamnya. Ampe skr jg udah nggah dilepeh dan mau makan apa saja. Trs aku jd stop dulu deh gizidatnya takut ntar kegendutan malahan. hehhe

Testimoni Gizidat yang lebih lengkap bisa dilihat disini.

Obat Tradisional Penambah Nafsu Makan Anak

Mereka sudah membuktikan kebaikan Gizidat untuk putra-putrinya, Sekarang tugas Anda adalah mewujudkan cinta bunda untuk putra-putri Anda agar tubuhnya Sehat, Kuat dan menjadi Pribadi yang Cerdas, Taqwa dan Berbati pada Orangtuanya.

Pesan 1 botol Gizidat dahulu Bunda untuk membuktikan khasiatnya. Silahkan klik No. WA dibawah ini atau pesan melalui link Tokopedia dibawah ini.

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Yukz. Berikan yang Terbaik untuk Anak Anda di usia emasnya 1-12 Tahun dengan Obat Tradisional Anak yang Bagus untuk Meningkatkan Nafsu Makannya bersama Gizidat, Madu Tumbuh Kembang Anak Terbaik di Indonesia.

Anak Susah Makan? Ini Cara Mudah Mengatasinya

Biasanya, masalah susah makan terjadi saat sang anak memasuki fase batita. Setelah sepenuhnya lepas dari ASI dan mulai rutin mengonsumsi makanan padat, ia pun semakin kenal dengan beragam jenis rasa makanan maupun minuman.

Pada tahapan ini, si kecil mulai mengembangkan preferensi terhadap makanan, yakni mampu memilih makanan yang lebih ia sukai dan yang tidak terlalu ia sukai. Tak sedikit orang tua yang kemudian frustrasi dan kebingungan mencari cara mengatasi anak susah makan.

Ketika si kecil terus menolak melahap makanan yang Bunda hidangkan, suasana bisa berubah menjadi menegangkan. Si kecil kesal karena terus “dipaksa” menyantap makanan yang tidak ia suka, sedangkan Mam khawatir ia akan kekurangan nutrisi akibat pilih-pilih makanan. Bila sudah begini, aktivitas makan pun menjadi tidak menyenangkan lagi, dan justru penuh tekanan.

5 Cara Ini Ternyata Dapat Mengatasi Anak yang Susah Makan Nasi Lho Bunda

Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut ya, Bunda. Bila dibiarkan, sikap pilih-pilih makanan bisa menjadi kebiasaan, lho. Yuk, cari tahu bagaimana cara mengatasi anak yang susah makan.

1.  Tidak memaksa

Cara mengatasi anak susah makan dengan memaksa mungkin banyak dicoba orang tua. Namun, pada kenyataannya upaya tersebut terbukti tidak efektif.

Saat si kecil menolak menyantap makanan yang Bunda tawarkan, cobalah bersikap tenang dan tidak memaksanya. Tanyakan kenapa ia tidak mau makan, lalu coba tawarkan alternatif lain. Memaksa si kecil makan makanan yang tidak ia sukai hanya akan meninggalkan kesan buruk tentang makanan di benaknya.

2. Praktikkan pola makan teratur

Bentuk pola makan teratur sebagai salah satu cara mengatasi anak susah makan. Sajikan makanan dan camilan pada waktu yang sama setiap hari. Meski sesekali si kecil menolak menyantap makanan atau camilan yang Bunda sajikan, ia akan mengerti bahwa setiap hari, pada waktu tertentu, pasti tersedia makanan di meja makan. Dengan begitu, ia akan bilang pada Bunda saat akhirnya lapar dan ingin makan. Bunda bisa memintanya memilih sendiri makanan yang ingin dimakan dari yang tersedia di meja makan.

3. Variasikan menu

Umumnya anak memiliki sifat cepat bosan, termasuk dalam hal makanan. Karena itu, salah satu cara mengatasi anak yang susah makan adalah Bunda harus lebih kreatif lagi dalam menyajikan menu untuk si kecil. Variasikan menu makanan yang Bunda hidangkan, antara lain dengan mengombinasikan rasa gurih dan manis pada lauk maupun hidangan sayur.

Bunda juga bisa merekayasa tampilan makanan yang dihidangkan. Anak mudah sekali tertarik pada sesuatu yang terlihat berwarna-warni atau bentuk yang ia kenali. Bunda bisa menata nasi dalam bentuk hewan atau memotong wortel dalam bentuk bintang. Si kecil akan menganggap makan sebagai aktivitas menyenangkan. Ia akan menanti makanan seperti apa yang akan dihidangkan oleh Bunda.

4. Sajikan dalam porsi kecil

Tak perlu terpaku menyajikan makanan dalam porsi lengkap yang terdiri atas nasi, lauk, dan sayur ya, Bunda. Anak biasanya memiliki selera makan yang berbeda dengan kita. Di antara pilihan makanan yang tersedia, tanyakan apakah ia ingin memakannya berbarengan atau satu per satu.

Bunda juga bisa menghidangkan lauk atau sayuran saja dalam porsi kecil. Melihat piring makannya tidak penuh terisi makanan, bisa saja membuat si kecil menjadi lahap menghabiskan makanannya. Bila sudah habis, Bunda dapat menawarkan menu lainnya. Bersabarlah dalam mencoba-coba berbagai cara mengatasi anak yang susah makan ya, Bunda.

5. Sediakan alat makan khusus

Cara mengatasi anak susah makan nasi tak harus selalu berpatokan pada jenis makanannya. Bunda juga dapat berusaha membangun suasana makan yang menyenangkan. Salah satunya dengan memberi si kecil alat makan khusus miliknya.

Ajak si kecil memilih sendiri peralatan makannya sehari-hari, mulai dari sendok, garpu, piring, mangkuk, hingga gelas. Dengan memiliki alat makan bergambar karakter favorit atau berwarna cerah sesuai kesukaannya, si kecil bisa menjadi lebih bersemangat menyambut momen makan.

Tahukah Bunda? Pada kenyataannya, banyak orang tua yang menyikapi permasalahan anak susah makan dengan keliru. Memaksa si kecil makan misalnya, atau memberikan ancaman agar si kecil mau makan dan menakut-nakuti. Alih-alih membuat si Kecil bersemangat makan, orang tua justru menciptakan kesan negatif tentang makanan pada anak.

Saat anak menolak menyantap makanan yang ditawarkan kepadanya, sebenarnya bukan berarti ia tidak menyukai makanan tersebut. Bisa saja pada saat itu ia memang belum lapar. Atau, bisa juga ia sedang bosan dengan tekstur makanan tersebut.

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Kemungkinan lain adalah si kecil ingin memilih sendiri makanan yang ingin ia makan. Ingat ya Bunda, pada fase batita, si kecil juga sedang belajar mandiri dan memutuskan pilihan sendiri. Semoga cara mengatasi anak susah makan nasi di atas dapat menjadi solusi yang tepat bagi Bunda, ya.

Anak 1 Tahun Susah Makan. Ini Dia Cara Mengatasinya dengan Mudah!

Anak 1 tahun susah makan? Oh, banyak sekali yang mengalaminya bunda. Tidak itu saja, anak usia 2 tahun, 3 tahun, bahkan 4 tahun acapkali juga mengalami kesulitan makan. Bunda harus tahu penyebab dan cara mengatasinya ya….

Tahukah Bunda bahwa sulit makan adalah salah satu masalah yang sering dijumpai pada anak. Perasaan bingung dan khawatir sering menghinggapi kita sebagai orang tua saat sang buah hati sulit makan.

Orang tua sering dibuat bingung dan khawatir dengan sikap buah hatinya yang sulit makan. Adakalanya orang tua kurang mengerti dengan kemauan sang anak. Acapkali dalam memberikan makan sehari-hari menjadi rutinitas harian yang ternyata sangat membosankan bagi si kecil.

Nah, kini tugas kita sebagai orang tua yang harus paham bahwa sesunggunya di kelompok manakah usia anak kita, sebab ternyata kebutuhan dan selera sang anak berbeda-beda di setiap usia.

Tanda-Tanda Anak Anda Mengalami Gejala Susah Makan

Ternyata kesulitan makan adalah hal yang berkaitan pada ketidakmampuan anak dalam mengkonsumsi sejumlah makanan yang diperlukannya secara wajar dan alamiah. Yakni memasukkan makanan dengan menggunakan mulutnya secara sukarela.

Tanda-tanda anak sulit makan, sebenarnya bisa mudah dikenali oleh para bunda, karena Anda sudah cukup mengenal kebiasaan makan anak sehari-hari. Setiap anak akan menunjukkan tanda yang berbeda, sesuai dengan usia dan karakter sang anak itu sendiri.

Baca juga: Anak Tidak Mau Makan Sama Sekali, Gejala Apa ini?

Anak yang masih menyusui, hal yang tampak biasanya keengganan untuk menyusu, seringkali kita menemui anak gumoh / memuntahkan makanan. Bayi yang melepeh makanan itu sebenarnya karena belum terbiasa makan dengan sendok, sehingga membutuhkan waktu untuk melatih kemampuannya makan dengan menggunakan sendok.

Pada usia balita terutama menjelang usia satu tahun, sang anak mulai menunjukkan keinginan dalam makanan tambahan.

Nah yang memusingkan orangtua adalah sang anak kadangkala hanya minum susu saja dalam waktu satu pekan, kemudian sama sekali tidak mau minum susu. Anak maunya hanya makan buah-buahan saja. Inipun Anda sebagai orang tua tidak perlu khawatir melihat gejala seperti ini. Yang penting, bunda dapat membuat makanan menjadi lebih bervariasi, sehingga menjadi anak tertarik.

Anak pada usia 2 tahun biasanya lebih suka berlari kesana kemari, sehingga rewel ketika disuruh makan. Nah, menghadapi anak model seperti ini, sebaiknya bunda memberi asupan makanan padat gizi dan lengkap, dengan porsi yang kecil saja namun diberikan dengan lebih sering.

Anak usia 3 hingga 4 tahun sudah mulai masuk fase negatifistik. Sang Anak sudah mulai menunjukkan keakuannya dengan menolak makan.

Bunda bisa menyiasatinya dengan menyajikan makanan sebaik dan semenarik mungkin, sehingga anak akan sulit menolak makanan yang disajikan.

Bunda sebaiknya sebelum memberikan makanan pokok, jangan biasakan untuk memberikan makanan selingan agar anak lahap makan. Bunda perlu juga mengatur sang anak untuk tidak mudah minta jajan.

Penyebab Anak Sulit Makan

Beberapa penyebab anak susah / sulit makan yang sering ditemui adalah:

  1. Bunda dalam memberikan ASI kurang benar.
  2. Pemilihan makanan yang kurang sesuai pada tahapan perkembangan bayi.
  3. Usia dalam pemberian makanan tambahan kurang tepat. Bisa saja terlalu dini atau bahkan terlambat.
  4. Kurang luwesnya bunda dalam memberikan asupan makan.
  5. Waktu, jumlah dan cara dalam memberikan makanan yang kurang. Seperti kemampuan dalam membujuk sang anak sehingga tidak melawan saat diberikan makan.
  6. Ada ketidakcocokan dalam hal makanan, misal sang anak mengalami alergi pada makanan tertentu.
  7. Sang Anak Bosen dan muncul rasa suka dan tidak suka pada makanan yang disajikan
  8. Saat anak sakit, muncul gangguan nafsu makan.
  9. waktu dan kesempatan dalam memberikan makan pada anak yang terlalu mepet. Misalkan sang anak disuapi atau disuruh makan pada saat sudah diburu waktu harus berangkat ke sekolah, sehingga mood sarapan menjadi terganggu.
  10. Sang anak ternyata gigi atau rongga gigi ada masalah / sakit. Mungkin juga ada ketidakberesan dari saluran cerna, terjadi sakit infeksi atau non infeksi.
  11. Mengalami gangguan psikologis pada saat interaksi dalam pemberian makan. Ketakutan karena dipaksa makan, padahal sang anak lagi tidak mau makan. Beberapa nama penyakit soal makan yang dijumpai dalam dunia medis adalah: nafsu makan kurang (anoreksia), nafsu makan berlebihan (hiperoreksia), bulimia (sengaja memuntahkan makanan yang sudah dimakan), dan nervosa (kecemasan).

Dampak yang Terjadi Ketika Anak Susah Makan

Ketika sakit biasanya anak mengalami kesulitan makan, hal ini wajar karena defaultnya sistem tubuh meminta puasa dengan gejala enggan makan. Sel-sel tubuh yang bagus bekerja membangun sistem imun dengan disebut autopaghy.

Dampak sang anak ketika tidak mau makan dalam jangk pendek yang terjadi biasanya adalah keadaan kekurangan energi akut dan hipoglikemia (kadar gula darah kurang), berkeringat dingin, kejang, hingga pingsan.

Nah, dampaknya jika sang anak enggan makan dalam kurun waktu lama, yang terjadi adalah terganggunya tumbuh kembang (failure to thrive), kurang gizi, kekurangan vitamin A, kekurangan yodium dan mineral lainnya, anemia defisiensi besi, kecerdasan dan kekebalan tubuh menurun.

Untuk Mengatasi Anak Kekurangan Gizi Akibat Susah Makan Bunda perlu memberikan Multivitamin Alami Gizidat.

Apa itu Gizidat dan Mengapa Bunda harus memberikannya terutama pada usia 1-12 tahun.

Bunda bisa baca: Manfaat Gizidat untuk Tumbuh Kembang Anak.

Tips dan Cara Mengatasi Anak Susah Makan dengan Mudah

Berikut ini tips yang sering digunakan oleh orangtua mengatasi anak susah makan dengan mudah

  1. Sesuaikan porsi makan sesuai dengan kebutuhan sang anak. Anda bisa memulainya dengan memberikan porsi kecil dan lebih sering.
  2. Perhatikan jadwal makan anak yang disesuaikan dengan waktu lapar dan kapan lambungnya kosong. Anda harus perhatikan juga jarak waktu pemberian makan, supaya anak tidak diberi makan ketika perut masih kenyang.
  3. Jangan Memberikan makan pada anak ketika ia sedang lelah (biarkan anak istirahat dulu).
  4. Bersikaplah lemah lembut dan penuh kasih-sayang saat menyuapkan makanan.
  5. Bunda bisa membuat variasi makanan agar menarik perhatian sang anak.
  6. Bunda coba perhatikan makanan yang tidak disukainya, serta kombinasikan dengan berbagai menu makanan keluarga.
  7. Sesekali ajaklah sang anak makan bersama keluarga besar dan biarkan anak untuk makan dengan tangannya sendiri.
  8. Cobalah untuk memberikan makan sambil bermain atau bercerita tentang pengalamannya saat di sekolah.
  9. Anda bisa memberikan pujian pada anak saat menghabiskan porsi makanannya.
  10. Anda perlu memberikan sugesti bahwa makanan yang dimasak oleh bunda rasanya enak. Untuk pembuktian, bunda bisa mencicipinya terlebih dahulu di depan sang anak supaya ikut mau makan.
  11. Sediakan waktu penuh dengan cinta. Rileks saat menemani sang anak makan.
  12. Jangan lupa Bunda memberikan si kecil porsi makanan yang sesuai dengan usianya.

Kapan Sebaiknya Anak Anda Diberikan Makanan Tambahan?

Sebaiknya ASI diberikan dari bayi lahir hingga usia 2 tahun. Namun sekarang kebanyakan dalam memberikan ASI hanya sampai usia enam bulan.

Nah usia 6 bulan kemudian sang anak sudah diberikan makanan tambahan pendamping seperti bubur susu. Pemberikan berupa makanan yang lembut ini karena sistem pencernaan bayi yang belum kuat jika diberikan makanan padat.

Selain memberikan bubur susu, Bunda bisa memberikan tepung beras, tepung maizena yang dicampur dengan susu formula.

Saat pertama kali, Anda bisa memberikan tekstur yang cair terlebih dahulu. Selanjutnya, setelah bayi mulai mengenal dan suka. Berikan dengan bubur yang agak kental, sesuaikan porsinya. Pada usia ini, Bunda juga sudah bisa mengenalkan aneka macam buah. Seperti: pisang, wortel dan air tomat yang mengandung banyak vitamin A dan C.

Pada usia 6-7 bulan, silahkan bayi Anda untuk diperkenalkan dengan nasi tim saring dengan bahan makanan yang di kombinasikan dengan berbagai jenis protein hewani seperti hati, daging, dan ikan. Berikan protein nabati seperti tahu dan tempe).

Berikan pula sayuran yang berserat yang kaya vitamin dan mineral (bayam, wortel, tomat). Nasi tim dapat disaring dengan blender, gunakan saringan kawat, dan bisa juga dihaluskan.

Anda bisa memberikan nasi tim ini 1kali, bubur susu 2 kali, buah 1 kali, sisanya berikan ASI atau susu formula.

Mulai usia 8 – 9 bulan, nasi tim sudah tidak lagi disaring. Anda bisa membuat dengan tekstur yang agak kasar. Silahkan sesuaikan dengan pertumbuhan gigi bayi Anda.

Pemberian nasi tim saat usia 9-12 bulan harus diperkenalkan secara bertahap. Anda bisa memberikan 3 kali sehari. Saat makan pagi, makan siang, dan makan sore.

Berikan bubur susu dalam waktu 2 kali sehari. Perhatikan, pada usia ini bayi seringkali memegang makanan sendiri. Anda bisa memberikan biskuit atau pisang.

Memasuki usia dibawah 5 tahun, gigi bayi sudah mulai tumbuh sampai pada usia 2,5 tahun. Nah, periode ini sang anak sudah dapat mengunyah makanan lebih baik lagi.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut diatas, Bunda dalam menyajikan makanan perlu melakukan pemilihan makanan yang bertekstur lembut, dengan makanan yang dipoting kecil-kecil, buat aneka variasi sehingga terkesan menarik bagi anak.

Usia 1-3 tahun Andak dikelompokkan dalam konsumen pasif. Artinya makanan yang dikonsumsinya tergantung yang diberikan oleh sang bunda.

Pada periode emas inilah peran bunda sangatlah besar dalam menentukan pemberian makanan bergizi yang seimbang.

Pada usia ini, sang anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi, sehingga bunda harus pintar dalam memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan makananan yang bervariasi dalam hal rasa, warna, dan tekstur.

Nutrisi yang baik sangat dibutuhkan, karena pada usia ini pertumbuhan otak masih berlangsung dan biasanya anak lebih rentan terhadap penyakit infeksi dan kekurangan gizi.

Jika Bunda kesulitan, bisa memberikan multivitamin alami berupa madu anak Gizidat. Yakni Madu Terbaik untuk Anak usia 1-12 tahun yang komposisinya dari madu hutan murni 100%, curcuma dan ekstrak ikan sidat.

Gizidat ini bagus sekali untuk mengoptimalkan fungsi otak sehingga daya tangkap dan fungsi motorisnya akan optimal.

Sudah banyak para Bunda yang mempercayakan Gizidat sebagai Solusi mengatasi anak susah / sulit makan di usia 1 tahun ke atas.

Bunda bisa membaca : Review dan Testimoni Gizidat.

Ternyata Anak yang susah makan itu dengan ikhtiar gizidat madu anak, alhamdulillah perkembangan dan berat badannya mampu meningkat pesat.

Pada usia 4-5 tahun, anak dapat dikelompokkan sebagai konsumen aktif. Diman sang anak sudah bisa memilih makanan yang disukainya.

Pada usia ini, kemampuan motorik sang anak sudah berkembang dengan baik. Anak sudah mulai terampil dalam menggunakan berbagai peralatan makan, utamanya sendok, garpu, dan pisau untuk mengoles selai pada roti tawar yang dihidangkan. Anak juga akan senang makan bersama keluarga di meja makan. Nah, momentum seperti ini sebaiknya orang tua jangan terlalu banyak melarang.

Pada anak usia sekolah sudah bisa dipastikan mereka lebih banyak membutuhkan energi dibanding usia balita.

Aktifitas yang semakin tinggi, baik di rumah maupun di sekolah sehingga perlu bunda untuk membiasakan makan pagi bagi sang anak sebelum berangkat sekolah, agar kuat berenergi dan kuat berkonsentrasi.

Namun apabila Bunda tidak sempat makan pagi, Anda bisa memberikan bekal makanan atau snack berat seperti telur, ikan, ayam nasi sayur dan lauk.
Untuk makan siangnya Anda bisa memberikan lebih banyak variasi, karena waktunya yang tidak terbatas. Saat makan malam pun demikian, Anda bisa dengan leluasa memberikan makanan yang disukainya dengan jenis makanan yang sehat dan bergizi tinggi saat berkumpul bersama keluarga.

Demikian tips mengatasi anak susah makan yang sejatinya tidak dikhususkan untuk anak usia 1 tahun saja. Namun apabila Anak Anda berusia 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun atau lebih pun tips mengatasi anak sulit makan bisa diterapkan dengan lebih mudah.

Oh, ya Bunda bisa memberikan Gizidat Madu Anak Terbaik No. 1 di Indonesia melalui website ini atau langsung saja klik di tokopedia, lazada maupun bukalapak dengan mengklik halaman website ini bagian bawah ya.

Artis Enno Lerian aja ngasih vitamin gizidat untuk anak-anaknya agar tumbuh maksimal perkembangan fungsi motorisnya dan tumbuh kembangnya. Masa Bunda gak mau ngasih yang terbaik untuk putra-putrinya…

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Klik Pesan Gizidat di bagian bawah ini ya Bunda…

Tahapan Penting untuk Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Tahap pertumbuhan anak terbagi menjadi dua bagian.

Bertumbuh adalah perubahan fisik yang dengan mudah dapat diukur;

Berkembang adalah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh menjadi lebih kompleks.

Waktu balita disebut juga sebagai periode emas. Balita yang masuk pada usia 0-5 tahun, terjadi peningkatan yang sangat pesat pada pertumbuhan dan perkembangan baik fisik, motoris dan cara berpikirnya.

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Balita

Pertumbuhan ialah terjadinya perubahan yang bersifat kuantitatif, yang dapat diukur. Titik beratnya ada pada fisik.

Pertumbuhan Anak Anda bisa dipantau dengan pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, berat badan, dan ukuran ang standart yang telah disepakatai secara internasional.

Adapun perkembangan ialah terjadinya pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang sangat kompleks, Misalkan Anak Anda sudah bisa berjalan dan berbicara.

Sedangkan Perkembangan bisa kita amati dari bagaimana cara anak kita bermain, belajar, berbicara, dan juga bersikap.

Pertumbuhan dan perkembangan Anak dipengaruhi banyak faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal yang terjadi pada anak kita meliputi jenis kelamin, usia, perbedaan ras, genetik, dan kromosom.

Adapun faktor eksternal terdiri dari keadaan lingkungan sosial, nutrisi, ekonomi, dan stimulasi psikologis.

Periode emas Anak Anda berlangsung pada usia 0-5 tahun. Pada fase awal tumbuh kembang ini, Anak Anda akan dipengaruhi oleh fase selanjutnya.

Pada periode inilah, kita sebagai orangtua harus benar-benar cermat untuk memperhatikan tumbuh kembang anak sehingga hasilnya akan lebih optimal.

Cara Merangsang Tumbuh Kembang Otak Anak

Merangsang jaringan otak Anak menjadi sangat penting pada periode emas Anak Anda.

Semakin banyak Anda memberikan rangsang, maka jaringan otak akan berkembang bisa mencapai 80% pada usia 3 tahun.

Namun sebaliknya, jika Anak Anda tidak pernah diberi rangsangan yang cukup, bisa jadi jaringan otaknya akan mengecil dan fungsi otak semakian menurun.

Inilah salah satu yang menjadi sebab perkembangan anak menjadi terhambat.

Rangsangan yang kurang pada Anak Anda bisa mempengaruhi perkembangan kecerdasan otak, kemungkinana terjadi penyimpangan tumbuh kembang, hingga gangguan perkembangan yang menetap.

Berikut ini tahapan Rangsangan Anak Berdasar Usia:

Usia 0 – 4 Bulan
Anak pada usia ini lebih sering memeluk dan menimang dengan penuh kasih sayang. Anda bisa menggantung benda berwarna cerah seperti warna merah, kuning, biru dan hijau yang bergerak dan bisa dilihat oleh Anak Anda. Ajaklah sang anak untuk tersenyum, bicara, dan mendengarkan alunan musik.

Usia 4-6 Bulan
Anak lebih sering tengkurap. Anda bisa lakukan gerakkan benda dari kiri ke kanan, di depan matanya.
Anda bisa memperdengarkan berbagai bunyi-bunyian.
Berilah mainan benda yang besar dan berwarna.

Usia 6-12 Bulan
Di usia ini ajari Anak Anda untuk duduk, ajaklah main ci-luk-ba, ajari untuk memegang dan makan biskuit, ajari pula cara memegang benda kecil dengan 2 jarinya, ajari juga cara berdiri dan berjalan dengan berpegangan, ajaklah bicara sesering mungkin, latihlah untuk mengucapkan kata ma.. ma.. pa.. pa, berilah mainan yang aman dan bisa untuk dipukul-pukul.

Usia 1 – 2 Tahun
Diusia ini ajari anak Anda untuk berjalan di undakan/tangga, ajaklah untuk membersihkan meja dan menyapu, ajak pula untuk membereskan mainan, sesering miungkin ajari untuk mencoret-coret di kertas, Tungun dengan jarinya untuk menyebut bagian tubuhnya. Jangan lupa bacakan cerita anak, ajak bernyanyi, dan ajak bermain.

Usia 2 – 3 Tahun
Pada usia ini ajari Anak Anda untuk berpakaian sendiri, seringlah untuk mengajaknya melihat buku bergambar, pilih dan bacakan cerita anak, sesegera mungkin untuk mengajari anak mandiri dengan makan di piringnya sendiri, ajari pula cara mencuci tangan yang benar, Jangan lupa untuj ajari buang air besar dan kecil di kamar mandi.

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Usia 3 – 5 Tahun
Pada usia ini Anda bisa meminta sang anak untuk menceritakan apa yang ia lakukan, dengarkan dengan seksama bagaimana anak anda bicara, Perhatikan jika ia ternyata gagap, maka ajarilah untuk bicara pelan-pelan, awasi dan perhatikan dengan seksama Anak Anda ketika mencoba hal-hal baru.

Makanan untuk Kecerdasan Otak Bayi dan Anak itu yang Bagus, apa Ya?…

Anak usia balita terutama yang masih bayi, sangat dibutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang berimbang, terutama sebagai bekal untuk mengoptimalkan kecerdasan otaknya.

Tidak hanya sekarang, namun sejak dulu orangtua mana yang tidak khawatir jika sang buah hati hanya mendapatkan asupan makanan yang rendah gizi dan vitamin.

Memiliki anak yang gemuk, bukanlah ukuran bahwa sang anak sehat. Kalau hanya sekedar gemuk, asupan makan tiggi gula dan karbohidrat Insya Allah anak akan cepat gemuk namun rendah gizi, rendah nutrisi. Walhasil jika itu yang Anda lakukan sebagai orangtua tentu akan kasihan bagi perkembangan kecerdasan otak bayi, anak Anda bunda.

Makanan untuk kecerdasan otak bayi dan anak saat ini sudah cukup banyak beredar di masyarakat. Pabrik dan perusahaan yang konsentrasi memenuhi kebutuhan gizi anak seperti susu formula, makanan tambahan semacam serelac yang berbasis buah, ikan dan sayur dengan aneka merk tersedia untuk kita pilih.

Jika Anda sebagai orang tua ingin memberikan makanan kecerdasan otak secara mudah, murah dirumah juga bisa kok bunda.

Menurut ahli nutrisi M&B Lowri Turne, berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak anak Anda.

  1. Telur
    Telur kaya akan protein. Kolin yang ada pada kuning telur bermanfaat untuk membantu perkembangan otak.
  2. Ikan
    Ikan laut dan ikan tawar banyak mengandung gizi. Jika Anak Anda alergi terhadap ikan laut, cukuplah untuk konsumsi ikan nila atau gurameh.
    Namun jika tidak masalah dengan ikan laut, Anda bisa mencoba untuk memberikan ikan salmon, ikan gabus atau ikan sidat
    Ikan sidat saat ini booming dikonsumsi di Jepang dan Korea. Sebutannya sebagai ginseng air karena khasiat yang luar biasa.
    Ikan sidat kandungannya antara lain: Omega 3 , 6, 9 Vitamin B dan Zinc yang sangat ampuh sebagai vitamin kecerdasan anak / balita Anda.
  3. Daging sapi
    Daging sapi adalah sumber terbaik zat besi untuk diberikan kepada Anak Anda karena karena mudah diserap oleh tubuh. Tahukah Anda, memberikan makanan satu potong daging sapi seberat 100 gram setiap hari akan membantu tubuh Anak Anda menyerap zat besi dari sumber makanan lainnya. Zinc yang ada pada daging sapi akan membantu Anak Anda terpelihara daya ingatnya.
  4. Selai Kacang
    Salah satu antioksidan terbaik dan mengandung vitamin E yang cukup tinggi ada pada selai kacang. Manfaatnya untuk Anak Anda adalah untuk melindungi membran sel-sel otak terhadap bahaya radikal bebas. Anda bisa memberikan selai kacang pada sikecil dengan memilih yang memiliki rendah gula dan natrium.
  5. Sayuran bewarna
    Anak Anda pasti akan menyukai sayuran yang berwarna seperti tomat, wortel, bayam maupun labu. Sayuran ini ternyata kaya akan antioksidan lo bunda…
    Rutin konsumsi makanan ini akan membantu untuk mempertahankan kekuatan dan kesehatan membran sel otaknya.
  6. Oat
    Biji-bijian seperti Oat adalah sumber makanan yang mengandung vitamin E, B, potasium dan zinc yang juga akan bagus untuk membantu tubuh dan otak bekerja optimal.
  7. Kacang hijau
    Kandungan kacang hijau berupa vitamin C, asam folat, zat besi, zinc, potassium, magnesium, tembaga, mangan, fosfor dan thiamin akan bagus sekali jika diberikan paling tidak seminggu 2x. Ini akan sangat penting bagi tubuh dan perkembangan otak.
  8. Madu Gizidat Ekstrak Ikan Sidat
    Kombinasi madu hutan yang organik, bebas polusi dipadu dengan ekstrak ikan sidat yang kaya akan protein dan dinyatakan kandungannya lebih baik dibanding ikan gabus dan ikan salmon akan mencukupi gizi terutama untuk mengoptimalkan terbentuknya fungsi otak anak agar menjadi lebih cerdas dan memaksimalkan fungsi motorisnya.

Gizidat Madu cerdas untuk otak anak, langkah terbaik untuk menemani hari-hari sikecil memasuki tumbuh kembangnya di periode emas 1-12 tahun.

Gizidat selain sebagai madu / vitamin kecerdasan otak anak, ia juga bisa berfungsi sebagai madu gemuk anak karena kandungan curcuma / temulawak dan probiotik untuk menjaga bakteri baik diusus sehingga anak kekebalan tubuhnya semakin meningkat. Menjadi tidak gampang sakit, tahan terhadap cuaca yang mudah berubah.

Gizidat cara jitu untuk anak bebas dari batuk, flue dan pilek.

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Untuk memastikan Anda mendapatkan gizidat yang asli belilah gizidat yang ada kode unik di dalam kemasannya.  Anda tinggal klik tautan di marketplace tokopedia, bukalapak atau lazada yang ada diwebsite ini.

Madu untuk Anak: Kapan Saat yang Tepat untuk Diberikan?

Kami berkewajiban memberikan informasi tentang madu untuk anak selengkap mungkin, agar bunda mengetahui kapan sih saat yang tepat untuk diberikan kepada anak kita?

Mungkin kebanyakan dari kita masih beranggapan bahwa memberikan madu, sedini mungkin adalah langkah tepat dengan alasan bahwa madu banyak manfaatnya terutama untuk kesehatan dan madu bisa dijadikan sebagai pengganti gula.

Tahukah Bunda, bahwa American Academy of Pediatrics (AAP) tetap menganjurkan untuk melakukan penundaan pemberian madu hingga usia anak diatas 1 tahun.

madu untuk anak

Menurut Pediatric Nutrition Handbook dikatakan:

“Bayi berusia kurang dari 12 bulan harus menghindari semua sumber madu”.

Penjelasan diatas, bukan berarti yang tidak diperbolehkan adalah konsumsi madu murni, maupun madu mentah, namun juga makanan yang mengandung madu seperti sereal, biskuit dan makanan yang diolah dengan madu. Seperti dimasak atau dipanggang.

Mengapa Madu Tidak Boleh Dikonsumsi Anak usia 1 tahun kebawah?

Alasan penundaan pemberian madu untuk anak usia 1 tahun kebawah adalah bukan semata karena nanti bisa dimungkinkan terjadinya alergi makanan atau tersedak pada anak, namun yang perlu dihindari adalah karena munculnya penyakit Botulisme Bayi atau Infant Botulisme.

Meskipun kejadian Infant Botulisme itu sangat jarang, namun dampak yang terjadi antara lain adalah adanya kelemahan pada otot (paralisis otot), termasuk juga otot pernafasan, sehingga besar kemungkinan sanga anak akan mengalami gangguan pernafasan yang bisa berujung pada kematian.

Botulisme bayi / Infant Botulisme bisa timbul karena sang bayi menelan makanan yang terkontaminasi oleh spora Clostridium Botulinum.

Spora inilah yang menjadi biang penyebab tumbuhnya bakteri di dalam usus bayi yang menghasilkan toksin Botulisme.

Penyebab yang paling sering adalah makanan yang terkontaminasi spora. Seperti makanan yang tidak diolah dengan baik atau makanan kaleng yang telah kadaluwarsa.

Perlu diketahui juga madu juga merupakan media yang baik untuk tumbuhnya spora C.Botulinum.

Menariknya, meskipun bisa dianggap berbahaya jika madu dikonsumsi oleh bayi / anak yang berusia 1 tahun kebawah, namun untuk anak yang lebih besar atau diatas usia 1 tahun atau dewasa adalah tidak karena….

pada anak yang berusia diatas 1 tahun telah terjadi kematangan saluran pencernaan.

Bayi dibawah usia 1 tahun ternyata belum memiliki intensitas asam yang cukup dalam sistem pencernaan untuk menangkis racun Bakteri Clostrium Botulinum. Hal inilah yang menyebabkan keracunan.

Fakta Manfaat Madu untuk Anak, antara lain:

madu untuk anak yang bagus merk apa

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

  1. Gizidat Madu anak mengandung benyak vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Madunya dpat dengan mudah diserap oleh tubuh 1 jam setelah dikonsumsi. Hal inilah yang membedakan vitamin dalam bentuk makanan lain yang ternyata susah untuk diserap oleh tubuh anak-anak.
  2. Gizidat madu anak dapat membantu pertumbuhan tubuh balita. Kandungan zat besi dan tembaga yang terkandung dalam madu sangat efektif untuk membantu proses pembentukan sel darah merah dan hemoglobin.
  3. Gizidat madu untuk anak balita sahabat terbaik untuk membantu mengoptimalkan perkembangan otaknya agar daya tangkapnya lebih kuat dan lebih cerdas, maka berikan anak Anda satu sendok teh madu sebelum tidur.
  4. Gizidat madu anak dapat mempercepat menyembuhkan batuk pada anak Anda. Saat cuaca buruk atau kondisi ekstrim. Sering berganti cuaca, hujan, panasm dingin tak menentu akan menjadikan anak Anda daya tahan tubuhnya menurun. Saatnya untuk diberikan gizidat madu untuk anak sehari paling tidak 3x. pagi, sore dan malam untuk mencegah munculnya flue, batuk dan pilek.Kandungan madu seperti dekstrometorfan pada obat yang bisa diberikan kepada Anak, dimana fungsinya adalah untuk meredakan batuk dan menjadian tidur malamnya menjadi lebih lelap.

Gizidat Madu untuk Anak rekomendasi terbaik karena dibuat dari:

  1. madu hutan / bukan madu ternak.
  2. ekstrak ikan sidat yang lebih baik dibandingkan dengan kandungan albumin di ikan gabus maupun ikan salmon
  3. curcuma / temulawak untuk membangkitkan selera makan anak dan
  4. probiotik untuk mengoptimalkan kerja usus anak, sehingga penyerapan gizi / nutrisi makanan akan menjadi lebih baik sehingga tumbuh kembangnya bagus.

Jika Anak  telah berusia 1 tahun keatas, sudah saatnya untuk diberikan gizidat madu untuk anak, sahabat terbaik untuk daya tahan tubuh dan meningkatkan kecerdasannya.

Madu yang Bagus untuk Anak 1 Tahun ke Atas

Tahukah bunda, bahwa sesungguhnya kita harus berhati-hati untuk memberikan madu untuk anak usia 1-2 tahun. Apalagi jika sang anak masih dibawah 1 tahun. Selain karena pencernaanya belum kuat, terus terang dipasaran kita juga akan mengalami kesusahan untuk membedakan mana madu yang asli dan mana yang bukan.

Banyak sekali literatur yang menyebutkan bahwa: madu boleh dikonsumsi untuk anak usia 1 tahun ke atas.

Ahli kesehatan juga menganjurkan sang anak untuk diberikan vitamin / suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap perubahan cuaca dan penyakit menular yang mungkin akan menyerang anak kita.

Kita tahu dan sangat faham biaya berobat terutama ke dokter spesialis anak cukup mahal. Untuk anak yang sakit demam, batuk, flue maupun pilek tak jarang antibiotik dosis tinggi pun diberikan.

Nah, untuk meminimalisir hal tersebut, Anda sebagai orangtua wajib untuk memberikan madu anak kualitas bagus untuk dijadikan sebagai p3k dirumah. Bukan untuk diberikan ketika anak sedang sakit, namun yang jelas madu yang bagus akan lebih baik jika diberikan pada anak setiap hari. minimal 3x sehari 1 sendok teh.

madu yang bagus untuk anak usia 1 tahun

Pemberian madu kualitas yang bagus menjadi lebih baik dibandingkan kalau kita memberikan obat pereda batuk baik itu yang banyak dijual bebas dipasaran atau dijual dengan resep dokter. Ingatlah akan efek samping yang mungkin timbul jika sejak kecil anak kita sudah sering konsumsi antibiotik.

Anak usia 1 tahun keatas diperbolehkan untuk mengkonsumsi madu karena kandungan alaminya yang memiliki sifat antibakteri sehingga kebaikan madu tersebut dapat mematikan spora yang berasal dari bakteri clostridium botulinum keluar dari tubuh sang anak.

Menuru hasil laboratorium, madu yang baik dalam penelitiannya khasiatnya mampu menghambat pertumbuhan bakteri salmonella dan E. coli sebagai penyebab diare pada anak-anak.

Madu ternyata juga bisa unuk dijadkan sebagai obat luka, borok, dan hidung tersumbat.

Madu dengan kualitas bagus seperti madu hutan organik bisa dipastikan juga memiliki antioksidan yang tinggi, dimana kemampuannya dalam menangkal radikal bebas dan dapat menjaga sel tubuh dari kerusakan.

Ketahuilah, semakin gelap warna madu, maka semakin tinggi pula tingkat antioksidannya.

Bunda juga bisa menjadikan madu sebagai cara mengatasi anak susah makan.

Inilah Manfaat Madu untuk Anak yang Batuk

Saat Anak Anda mengalami batuk, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan yang disebabkan adanya gangguan saluran pernapasan yang disebakan oleh virus dan bakteri.. Hal ini yang akan membuat anak Anda sulit tidur di malam hari.

Maka, pemberian madu yang baik untuk anak-anak terbukti mampu mengurangi gejala pilek dan batuk.

Manfaat madu menurut berbagai penelitian dianggap mampu mengalahkan kandungan dextromethorphan dan diphenhydramine yang terdapat pada obat batuk.

Anda, sebagai bunda bisa memberikan Gizidat madu hutan alami dengan albumin ikan sidat ini dengan dosis 2–10 ml atau 1–2 sendok teh madu setiap malam sebelum tidur.

Pemberikan gizidat secara teratur akan menjadikan kualitas tidur anak semakin meningkat dan mengurangi frekuensi batuk hingga 50%.

Gizidat Madu Anak Bagus untuk Diberikan pada Anak Usia 1 tahun Ke Atas.

Kombinasi Madu Hutan dengan Probiotik Alami, Curcuma dan Eksrak Ikan Sidat mampu meningkatkan system imunitas tubuh Anda dan memperbaiki daya tahan tubuhnya.

Tidak itu saja, gizidat yang diformulasikan secara khusus akan menjadi pendamping terbaik untuk tumbuh kembang anak pada usia 1-12 tahun. Periode emas untuk meningkatkan kecerdasan dan sensor motorik Anak.

Tidak cuman anak yang susah makan, bagi Bunda yang menginginkan anak yang terampil dengan daya ingat yang kuat maka Bunda perlu memiliki gizidat sebagai asupan multi vitamin alami setiap hari dirumah.

Banyak bukti bahwa madu untuk anak yang terbaik adalah yang bisa ditunnjukkan hasilnya melalui review atau testimoni konsumen.

Kami tahu Bunda saat ini sedang mencari madu yang baik untuk anak terutama mereka yang saat ini berusia 1-12 tahun ke atas. Nah, agar bunda tidak penasaran. Inilah kesaksian mereka.

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Bukti jika gizidat memiliki manfaat yang baik untuk dijadikan pendamping tumbuh kembang anak.

Cara Mengatasi Anak Susah Makan Usia 1, 2 dan 3 Tahun

Anak susah makan, adalah hal yang sering kita dengar dan kita kadang menganggapnya biasa saja. Namun, apa jadinya jika itu terjadi pada balita kita. Nah, kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengatasi anak susah makan di usia 1, 2 dan 3 tahun.

cara atasi anak susah makan usia 1 tahun
Memang, saat punya bayi diusia 6-9 bulan sudah pasti si kecil saat makan tidak begitu mempedulikan rasa, namun jika anak kita sudah memasuki usia 10 bulan ke atas ia sudah mulai mengenal rasa sehingga variasi makanan sudah harus kita perhatikan.

Anda sebagai orangtua tidak perlu bingung, karena kami sudah memberikan daftar cara mengatasi anak susah makan usia 1, 2 dan 3 tahun.

Vitamin Anak yang Bagus untuk Nafsu Makan

Berikut ini adalah cara mengatasinya:

  1. Bila karena penyebab psikologis,contohnya syok karena insiden tertentu maka anda wajib segera berkonsultasi menggunakan dokter anda
  2. Jika Anda ingin memberikan suapan pada anak yang lagi susah makan hindari pemaksaan karena hanya akan menyebabkan trauma anak Anda. Bisa jadi nantinya malah akan mogok makan.
  3. Pada usia 1 tahun ke atas umumnya anak mulai punya ego yg mana ia mau makan. Jika dia mau,sebagai akibatnya meskipun sudah jam makan dan kita memaksa menyuap, si kecil tidak akan mau. Anda bisa mencoba dengan meletakkan beberapa butir nasi, atau sekepalan nasi di tangan dan coba didekatkan di mulutnya. jika ia mau, maka si kecil pasti akan memungut dan memakannya sendiri.
    Cara mengatasi yang lain Anda bisa mencoba dengan mengalihkan perhatian si kecil di hal hal yang ia suka misalnya memberikan makan sambil melihat kucing, bunga dll,nah saat dia lengah biasanya tanpa sadar ia mau disuap.Gizidat

    Penting: variasikan metode pemberian makan pada si kecil,misalnya Bila umumnya anda menggunakan sendok cobalah memakai tangan eksklusif tanpa sendok. Mulai sekarang Anda bisa mencatat makanan kegemaran dari anak Anda, misalnya Jika si mungil suka makan kerupuk maka berikanlah kerupuk lalu selingi menggunakan memberi nasi,kalau masih susah tempelkan nasi beserta lauk di kerupuk, ia tidak akan menyadari namun dia akan menyukainya.

  4. Ubah tampilan dan rasa kuliner,anda mampu menghasilkan nasi mirip mobil2an lalu menambah pernak pernik berasal ayam, telur, sayuran, tempe/memahami dll. Selain itu anda perlu melihat-lihat lagi referensi mengenai resep makanan bayi.
  5. Berikanlah susu kapan pun ia mau
  6. Perbanyaklah camilan si mungil buat mengimbangi porsi makan yg kurang, tetapi ingat, makanan ringan yg diberikan harus permanen memperhatikan faktor gizi,misalnya biskuit bayi, kudapan manis, puding atau supaya-supaya, buah.
  7. Bila si kecil lebih menyukai kudapan manis, maka variasikan bahan atau isi kue berasal bahan karbohidrat mirip nasi, kentang kemudian kombinasikan menggunakan sayuran (misalnya kue warna hijau berasal sawi yg diblender, rona orange asal wortel yang diblender dll),memang terasa aneh bagi kita, namun anak mungil akan menyukainya serta tentunya gizi tetap terjaga.
  8. Cek syarat verbal si kecil apakah terdapat sariawan, nafas terasa panas?Jika ya segeralah periksakan ke dokter anak anda. Lihat pula apakah terdapat gigi yg mau tumbuh? Jika ya kemungkinan hal ini yg mengakibatkan si mungil merasakan ngilu waktu makan,buat itu coba berikan makanan yang lebih lembut teksturnya serta mintalah saran dari dokter apakah perlu menambahkan vitamin khusus ketika gigi tumbuh.
  9. Periksakan ke dokter Jika si mungil sering mual atau memuntahkan makanan, sebab kemungkinan si mungil sedang terganggu pencernaannya sebagai akibatnya nafsu makan berkurang.
  10. Anda bisa mencoba memberikan madu gizidat, madu anak ekstrak ikan sidat plus probiotik. Manfaat gizidat salah satunya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang diperiode emas 1-12 tahun. Tidak hanya untuk membangkitkan selera makan anak saja, namun juga memperbaiki fungsi pencernaan, menyeimbangkan bakteri baik di usus sehingga penyerapan sari makanan sehingga kecukupan gizi anak Anda dari makanan yang dihidangkan akan terpenuhi.

cara mengatasi anak susah makan dengan mudah

Oh, ya Bunda Gizidat ini terdiri dari:

  • madu hutan
  • ekstrak ikan sidat
  • curcuma
  • probiotik

Keempatnya menjadi formula terbaik untuk dijadikan sebagai vitamin penambah nafsu makan anak, terutama untuk anak usia 1 tahun keatas.

Obat Tradisional Penambah Nafsu Makan Anak

Anda bisa konsultasi, kontak dengan nomer WA yang ada dibawah ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu gizidat dan mengapa bagus dijadikan sebagai vitamin / suplemen tambahan untuk anak Anda, Bunda bisa membaca mengenai gizidat dihalaman lain website ini.

Pesan Gizidat via WA

Pesan Gizidat Online Klik disini:

Obat Tradisional Penambah Nafsu Makan Anak

WA : 08996144224klik disini!